Minggu, 15 November 2015

Balada Anak Desa – Part 10

Namaku agus…
Yahhh…. masih menggunakan sebuah nama yg sama sejak aku terlahir di dunia ini. Nama yg di berikan oleh bapakku dan di amini emak ku ini mengandung arti yg hanya mereka berdua saja yg tahu.
Aku masih ingat kakek ku mbah aji waktu dulu. Beliau senang sekali menggendongku di punggungnya. Kadang memanggulku di pundaknya.
Kakek begitu kuat dan gagah , tapi sekarang….
Begitu kakek mewariskan smua ilmunya juga semua mustika yg di miliki . Berangsur angsur tubuh kakek melemah . Seolah tanpa daya ..seperti tanaman yg tak tersiram air. Tubuh yg kekar berotot tinggal tulang berbungkus kulit keriput.
Pikiranku menerawang jauh mencari jawaban atas kejadian yg menimpa kakek. Perubahan secepat itu membangkitkan rasa penasaran yg tinggi. Apa yg telah terjadi….?
" guss… setelah semua ilmuku ku wariskan padamu ..tubuh kakek akan menjadi lemah dan tua …seperti manusia normal pada umumnya… ilmu jolosutro itu selain menjadi aji pengasihan jg memberi efek awet muda pada pemakainya…”
" hhhhaaahhh ….. truss kakek akan mati begitu ? ” aku tak kuasa menahan gejolak hati.. takut kakek meninggalkanku .takut kake mati.
" hahhahhaha dasar bocah bodoh… semua yg bernyawa pasti mati… kenapa harus takut ? Sudah sudah jangan bicarakan hal ini lagi… ayo pulang ."
‘ baik kek…. ‘
Aku berharap sesuatu terjadi dirumah nanti… mungkin masih bisa melihat geliat birahi yu ginah…hhhhmmmmm pakde darmin yg begitu kesetanan menggarap yu ginah….
Tak terasa kami cepat sampai di rumah kakek…. sepi ..tak ada geraka manusia ataupun suara suara birahi seperti kutinggalkan tadi. Mungkinkah mereka tertidur kelelahan ataukah sudah pulang ..?
" kek ….kemana pakde darmin …? "
‘ ooo….pakdemu sudah kusuruh pulang menemui bapakmu.. agar mereka tidak menghawatirkan keadaanmu…. "
" lalu kemana wanita yg di kamar tasi kek….? Siapa dia ?"
‘ ginah maksudmu. ? Dia itu sudagar kaya raya dari desa seberang… jauh dari sini…gak usah tanya sol dia lagi…yg terpenting sekarang kmu hrus mulai berpuasa mutih 41 hari…guna menguasai penuh apa yg telah ku wariskan padamu…’
Setelah berkata seperti itu kakek meninggalkanku sendirian. Aku sudah paham dan mengerti akan semua ritual ini.aku akan melakukan yg terbaik…aku tidak boleh gagal.
,………………
Latihan yg keras dan disiplin tlah kujalani penuh tanpa hmbatan.tak ada perubahan yang berarti pada tubuhku.yg terlihat berbeda hanya batang konyolku saja..besarnya istimewa. Kukatakan istimewa karena ujung kepalanya berbonggol besar dan bertanduk di atsnya….semacam daging tumbuh di atas kepala kontolku…kalau di lihat dari smping seperti kepala badak ….hahaaaahahha bentuknya lucu.
……………
Wejangan dan nasihat kakek selama ritual 41 hari itu ku pelajari dn ku cermati baik baik.dan anehnya aku seakan tidk merasa birahi selama menjalani ritual itu.
Semangat belajarku mengalahkan nafsuku.. atau aku sudah bisa mengontrol nafsuku sendiri…
Hhaahh…. berarti aku telah berhasil menguasai ilmu itu. Ilmu pengasihan tingkat tinggi..di tambah ilmu pengobatan sederhana ..hhmmm sepertinya kakek menuntutku meneruskan lakon hidupnya.
Apapun itu aku siap…ini telah menjadi jalan yang ku pilih.
…………….
Sepuluh hari berlalu setelah hari ke 41 … aku dan kakek bersantai di teras rumah.kakek bercerita tentang kenakalan bapak dan pakdeku… haahhaha kisah nakal anak lurah .kakek ku itu dulu lurah di desa kami… 4 periode jabatan. Mangkanya beliau di segani masyarakat di desaku dan sekitarnya. Hal ini pula yang mendukung pamor bapak dan emakku. Mereka juga di segani dan di hormati banyak orang.
Di tengah tengah asyiknya kami bercerita ….tampak bayangan sepeda motor menuju ke tempat kami. Dan selang beberapa menit suara knalpot motor honda supra memenuhi halaman rumah kakek.
Seorang wanita turun dari motor dan langsung menuju ke tempat kami. Lloohhh yu ginah ternyata…
Ada apa kemari lagi…?
" permisi mbah aji…mas agus…"
Monggo …. ada apa kemari lagi….sekarang aku tidak seperti dulu lagi. Ilmu pengobatanku sudah kuwariskan kepada orang lain.
" aduuhhh mbah…ini masalah gawat mbah…dan ginah rasa hanya mbah aji yg sanggup menolong kami…"
‘ ginahhhh apa kamu gak lihat perubahan tubuhku ini… mbah aji yg kamu kenal dulu tidak seperti ini kan ?"
" ginah tahu mbah…tapi ini tentang anak kami satu satunya…sri winarti mbah..anakku sakit parah mbah…seperti kesurupan..mengerang erang ..kadang menggigil mbah…"
"Aku sudah tidak bisa membantu kamu nah…. mungkin cucuku agus mau membantumu…kamu tanyakan sendiri ..
‘ gak perlu tanya yu… semoga agus bisa membantu…kapan kita berangkat.?
" terima kasih mas agus ….terima kasih mbah aji…kalo bisa secepatnya …sekarang saja …"
………………………………..
Setelah mempersiapkan bekal , aku berpamitan pada kakek untuk membantu yu ginah. Kakek meelepasku dengan penuh wibawa dan berpesan agar aku langsung pulang saja kerumah orang tuaku begitu selesai membantu yu ginah.
Aku mengambil inisiatif membonceng yu ginah dengan motornya.selama perjalanan kami hanya mengobrol ringan. Sampai suatu ketika aku mengerem mendadak….ccccciiiiittttt…..dddeeeegggghhhhh.. .
Susu besar yu ginah langsung tergencet punggungku.hawa panas birahi langsung merambat naik ke ubun ubun.
Aku kemudian melaju kembali dengan perlahan lahan .sambil melihat lihat tempat yg cocok untuk beristirahat sebentar. Tapi sampai di dekat desa yu ginah tak ku temui tempat yg pas untuk sekedar menjamah susunya.
Yu ginah menunjuk rumah besar di depanku..ooo itu rumahnya to..besar juga.
Kedatangan kami di sambut pria tua seusia kakek.dia memperkenalkan diri sebagai suami yu ginah. Mungkin inilah penyebab yu ginah suka berselingkuh .. suaminya sudah gak bisa beradegan ranjang.
" mari mas…silakan masuk..langsung saja di kamarnya sri saja…"
‘ baik pak….’
Tanpa banyak bicara akupun menuju kamar paling bagus di rumah ini.kamar berwarna merah jambu ..khas kamar perawan. Kamipun masuk bertiga..
Jleegggghhhh…….
Aku langsung kaget meelihat kondisi sri winarti..bajunya terkoyak di sana sini..memperlihatkan susunya yg besar .mirip susu yu ginah .hanya saja susu sri lebih putih dan montok.sri terus mengerang erang seperti orang kesurupan…tapi aahhhh ini bukan kesurupan tapi seperti erangan birahi tertahan. Tapi kenapa begitu besar dan tak terkontrol.ada apa sebenarnya…?
Disaat aku bingung melihat kondisi anak yu ginah tiba tiba..sri menatapku tajam dan berlari memelukku….
Aaaahhhhhh ……
Aku kaget bercampur nafsu melihat kondisi sri . Susunya sengaja di tekan tekan di dadaku…dia benar benar sedang mengalami birahi tingkat tinggi… aku siap saja melayaninya..tapi yg menjadi pertanyaan adalah apa penyebabnya ?
Kemudian yu ginah bercerita tentang anaknya itu..dia sedang kuliah di kota besar.baru daftar sebulan yg lalu..lalu kemarin beberapa teman perempuanya membawa sri pulang kedesa..mereka tidak bercerita apa yg terjadi dg sri…tapi hanya memberikan sebuah botol kecil berisi cairan bening.
Botol kecil itu lqngsung aku buka dan ku teliti..lalu ku hirup sebentar ..mmmmm seperti obat tapi obat apa ….nalluriku langsung bekerja..aku meminumnya seteguk. Terasa hangat di tenggorokan. Juga hangat di seluruh tubuhku..tapi terasa gatal diujung kontolku…hhhmmm siialll ini obat perangsang…
"Yu ..penyakit anakmu ini sudah gawat..aku butuh 2 Hari dua malam untuk mengusir roh jahat di tubuhnya..siapkan juga sedikit makanan kalau nanti sri bisa sadar dan mau makan…"
Baik mas…….
Lalu aku berpesan kepada yu ginah agar tidak mendekati kamar sri. Siapapun itu..aku menakut nakuti yu ginah kalau ada yg mendengar saja.roh jahat bisa berpindah tempat.
Dasar orang desa, di takuti seperti itu ya percaya saja..di suruh menyiapkan sedikit makanan malah di beri setumpuk makanan yg mungkin seminggu tidak habis.
Hhhmmm …sri …anak yu ginah yg di kira kerasukan roh jahat…ternyata malah overdosis obat perangsang. Kamar yg luas dengan kamar mandi dalam berikut persediaan makanan yg banyak memungkinkan aku berpesta ria.sekaligus menguji ketangguhan kontol baruku ini…
Aku yg sudah di gembleng selama 41 Hari melawan perawan yg overdosis obat perangsang….
Membayangkan saja sudah membuat kontolku tersenyum menantang……

Tidak ada komentar:

Posting Komentar